Proposal Skripsi

 

Contoh Proposal Skripsi Terbaru

Proposal Skripsi – Anda mahasiswa yang sedang galau dengan skripsi? skripsi memang gongnya kuliah S1 artinya setiap mahasiswa s1 harus menempuh skripsi untuk mendapatkan gelar sarjana. untuk menyusun skripsi diperlukan persiapan yang sangat ekstra mulai dari mengumpulkan bahan, membuat ide, membuat proposal, lalu itupun kalau judulnya di terima dosen, kalau tidak maka mulai dari awal lagi yaitu persiapan dan ide kembali.

Proposal skripsi merupakan pintu masuk menuju golnya sebuah skripsi, proposal yang baik dan benar akan sangat mempengaruhi dosen dalam mempertimbangkan apakah skripsi anda akan diloloskan atau tidak. Proposal juga berperan sebagai pintu utama dalam masa masa skripsi, yang jika proposal anda baik, maka niscaya ke belakangnya juga akan baik pula menuju suksesnya anda menikmati bangku panas pendadaran.

Berikut ini adalah contoh Proposal Skripsi:

 

SISTEM PENDETEKSI WAJAH MANUSIA

PADA CITRA DIGITAL

 

(PROPOSAL SKRIPSI)

diajukan oleh

NamaMhs

NIM: XX.YY.ZZZ

Kepada

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

STMIK STIKOM BALIKPAPAN
LEMBAR PERSETUJUAN

Proposal Skripsi dengan judul

SISTEM PENDETEKSI

WAJAH MANUSIA PADA CITRA DIGITAL

 

yang diajukan oleh

NamaMhs

NIM: XX.YY.ZZZ

telah disetujui oleh Jurusan Teknik Informatika STIKOM Balikpapan dengan dosen pembimbing:

1. …………………………………………………………….

2. …………………………………………………………….

 

 

 

Balikpapan, tanggal……………………

Ketua Jurusan Teknik Informatika

 

 

 

Setyo Nugroho, ST, MKom

IMPLEMENTASI SISTEM PENDETEKSI

WAJAH MANUSIA PADA CITRA DIGITAL

1. LATAR BELAKANG

 

Dewasa ini teknologi pengenalan wajah semakin banyak diaplikasikan, antara lain untuk sistem pengenalan biometrik (yang dapat juga dikombinasikan dengan fitur biometrik yang lain seperti sidik jari dan suara), sistem pencarian dan pengindeksan pada database citra digital dan database video digital, sistem keamanan kontrol akses area terbatas, konferensi video, dan interaksi manusia dengan komputer.

Dalam bidang penelitian pemrosesan wajah (face processing), pendeteksian wajah manusia (face detection) adalah salah satu tahap awal yang sangat penting di dalam proses pengenalan wajah (face recognition). Sistem pengenalan wajah digunakan untuk membandingkan satu citra wajah masukan dengan suatu database wajah dan menghasilkan wajah yang paling cocok dengan citra tersebut jika ada. Sedangkan autentikasi wajah (face authentication) digunakan untuk menguji keaslian/kesamaan suatu wajah dengan data wajah yang telah diinputkan sebelumnya. Bidang penelitian yang juga berkaitan dengan pemrosesan wajah adalah lokalisasi wajah (face localization) yaitu pendeteksian wajah namun dengan asumsi hanya ada satu wajah di dalam citra, penjejakan wajah (face tracking) untuk memperkirakan lokasi suatu wajah dalam video secara real time, dan pengenalan ekspresi wajah (facial expression recognition) untuk mengenali kondisi emosi manusia (Yang, 2002).

Pada kasus tertentu seperti pemotretan untuk pembuatan KTP, SIM, dan kartu kredit, citra yang didapatkan umumnya hanya berisi satu wajah dan memiliki latar belakang seragam dan kondisi pencahayaan yang telah diatur sebelumnya sehingga deteksi wajah dapat dilakukan dengan lebih mudah. Namun pada kasus lain sering didapatkan citra yang berisi lebih dari satu wajah, memiliki latar belakang yang bervariasi, kondisi pencahayaan yang tidak tentu, dan ukuran wajah yang bervariasi di dalam citra. Contohnya adalah citra yang diperoleh di bandara, terminal, pintu masuk gedung, dan pusat perbelanjaan. Selain itu juga pada citra yang didapatkan dari foto di media massa atau hasil rekaman video. Pada kasus tersebut pada umumnya wajah yang ada di dalam citra memiliki bentuk latar belakang yang sangat bervariasi.

Penelitian ini akan difokuskan pada masalah pendeteksian wajah. Dengan sistem pendeteksi wajah yang akurat, maka proses selanjutnya yaitu pengenalan wajah dapat dilakukan dengan lebih mudah.

2. PERUMUSAN MASALAH

 

Masalah deteksi wajah dapat dirumuskan sebagai berikut: dengan masukan berupa sebuah citra digital sembarang, sistem akan mendeteksi apakah ada wajah manusia di dalam citra tersebut, dan jika ada maka sistem akan memberitahu berapa wajah yang ditemukan dan di mana saja lokasi wajah tersebut di dalam citra. Keluaran dari sistem adalah posisi dari subcitra yang berisi wajah yang berhasil dideteksi.

 

3. BATASAN MASALAH

 

Pada sistem deteksi wajah ini diberikan pembatasan masalah sebagai berikut:

  • Citra masukan yang digunakan adalah hitam putih dengan 256 tingkat keabuan (grayscale).
  • Wajah yang akan dideteksi adalah wajah yang menghadap ke depan (frontal), dalam posisi tegak, dan tidak terhalangi sebagian oleh objek lain.
  • Metode yang dipakai adalah jaringan syaraf tiruan multi-layer perceptron dengan algoritma pelatihan back-propagation.

 

4.  TUJUAN PENELITIAN

 

Penelitian bertujuan untuk membuat suatu desain dan implementasi sistem deteksi wajah dengan masukan berupa citra digital sembarang. Sistem ini akan menghasilkan subcitra yang berisi wajah-wajah yang berhasil dideteksi.

5. MANFAAT PENELITIAN

Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai langkah awal untuk membangun sistem pemrosesan wajah yang menyeluruh, yang bisa diaplikasikan pada sistem pengenalan wajah atau verifikasi wajah. Program aplikasi yang dibuat juga dapat dijadikan bahan untuk penelitian lebih lanjut di bidang yang berkaitan.

Dengan penyesuaian tertentu, metode yang digunakan mungkin dapat juga dimanfaatkan untuk sistem deteksi objek secara umum yang tidak hanya terbatas pada wajah, misalnya deteksi kendaraan, pejalan kaki, bahan produksi, dan sebagainya.

Dari hasil penelitian ini juga diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih baik terhadap jaringan syaraf tiruan, dan pengaruh berbagai parameter yang digunakan terhadap unjuk kerja pengklasifikasi jaringan syaraf tiruan.

 

6. METODE PENELITIAN

Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini terdiri dari langkah-langkah berikut:

  • Melakukan studi kepustakaan terhadap berbagai referensi yang berkaitan dengan penelitian yang dilakukan. Topik-topik yang akan dikaji antara lain meliputi: pengenalan pola, pengolahan citra digital, pendeteksian objek secara umum, pendeteksian wajah, dan jaringan syaraf tiruan.
  • Menyiapkan training data set yang akan digunakan untuk proses pembelajaran dari sistem. Data wajah yang digunakan akan melalui praproses berupa resizing menjadi 20×20 pixel, masking, dan histogram equalization.
  • Merancang sistem pendeteksi wajah dengan jaringan syaraf tiruan, kemudian membuat program aplikasinya.
  • Melakukan pelatihan pada sistem dengan training data set yang telah disiapkan sebelumnya.
  • Melakukan pengujian unjuk kerja sistem. Unjuk kerja pada sistem pendeteksi wajah diukur dengan menghitung detection rate dan false positif rate.

 

7.  JADWAL PENELITIAN

 

 

No.

 

Kegiatan

Bulan / tahun

Okt

03

Nop

03

Des

03

Jan

04

Feb

04

Mar

04

1

Studi Kepustakaan            

2

Penulisan Proposal            

3

Pengumpulan Data            

4

Pembuatan Sistem/Program            

5

Pengujian Sistem            

6

Penulisan Laporan Akhir            

 

 

8.  DAFTAR PUSTAKA

L. Fausett, 1994, Fundamentals of Neural Networks: Architectures, Algorithms, and Applications, Prentice-Hall Inc., USA.

R.C. Gonzalez, R.E. Woods, 1992, Digital Image Processing, Addison-Wesley Publishing Company, USA.

E. Hjelmas, B.K. Low, 2001, “Face Detection: A Survey”, Computer Vision and Image Understanding. 83, pp. 236-274.

H. Rowley, S. Baluja, T. Kanade, 1998, “Neural Network-Based Face Detection”, IEEE Trans. Pattern Analysis and Machine Intelligence, vol. 20, no. 1.

M.H. Yang, D. Kriegman, N. Ahuja, 2002, “Detecting Faces in Images: A Survey”, IEEE Trans. Pattern Analysis and Machine Intelligence, vol. 24, no. 1.

SISTEMATIKA PROPOSAL PENELITIAN

A. JUDUL PENELITIAN:
a. Judul penelitian dipaparkan secara deklaratif, jelas, singkat, padat, spesifik dan tidak memberi kemungkinan penafsiran yang beragam.
b. Judul harus jelas menggambarkan tujuan dan upaya meningkatkan dan melakukan perubahan dengan melalui intervensi tindakan yang diharapkan.
c. Judul Penelitian yang lengkap mencakup: 1) sifat dan jenis penelitian, 2) obyek yang diteliti, 3) subyek penelitian, 3) lokasi/daerah penelitian
B. Latar Belakang Masalah
a. Mendeskripsikan latar belakang permasalahan yang timbul (adanya masalah, identifikasi masalah, menganalisis masalah, memfokuskan masalah)
b. Menjelaskan alasan/rasional/argumentasi tentang pentingnya pemecahan masalah melalui intervensi tindakan serta perubahan yang ingin dilakukan.
c. Perlunya dideskripsikan gambaran situasi yang ada dan perlu dirubah setelah melakukan refleksi awal untuk mengungkapkan adanya permasalahan yang penting.
d. Perlunya disajikan bukti pendukung berupa contoh kejadian yang dijumpai di kelas ataupun angka mengenai jumlah siswa yang mengalami masalah tersebut atau prestasi siswa di masa lalu.
e. Menguatkan dengan landasan/teori ilmiah atau hasil pemikiran para ahli yang telah diuji kebenarannya dan kaitannya dengan bahasan masalah.
C. Rumusan Masalah
a. Rumusan masalah merupakan operasional dari masalah yang terdapat dalam judul penelitian yang pada umumnya dinyatakan dalam bentuk pertanyaan namun dapat pula berupa pernyataan yang bersifat menggugah penelitian.
b. Rumusan masalah merupakan deskripsi singkat tentang masalah yang harus dipecahkan, dan erat kaitannya dengan masalah yang tertuang dalam judul penelitian.
c. Rumusan masalah merinci dan menetapkan variabel-variabel yang terkandung dalam fokus masalah.
D. Hipotesis Tindakan
a. Rumusan hipotesis penelitian tindakan bukan rumusan hipotesis yang menyatakan hubungan atau perbedaan antara variabel.
b. Rumusan hipotesis tindakan memuat langkah tindakan yang diusulkan untuk menghasilkan perbaikan yang diinginkan.
E. Tujuan Penelitian
a. Merupakan penjabaran secara singkat dalam bentuk kalimat deklaratif tentang masalah yang telah dirumuskan dalam rumusan masalah dan diharapkan dapat dicapai atau dipecahkan melalui proses pencarian informasi secara sistematis sesuai dengan kaidah ilmiah yang berlaku.
Tiap sub tujuan diawali dengan kalimat aktif (misalnya, untuk mengetahui).
b. Merupakan tujuan yang eksplisit berupa pembaruan atau peningkatan apa yang dikehendaki.
c. Merupakan tujuan yang implisit berupa peningkatan diri guru dan pemahaman mengenai “teori” tentang cara mempraktikan masalah tersebut.
F. Manfaat Penelitian
a. Mengemukakan untuk siapa penelitian tersebut bermanfaat. Dalam hal ini hasil penelitian dapat bermanfaat bagi guru, kelas, siswa, orang tua siswa, atau pihak-pihak lain.
b. Rumusan manfaat penelitian berdasarkan pada topik atau masalah penelitian tindakan kelas yang diteliti.
c. Pernyataan yang menunjukkan untuk siapa penelitian ini bermanfaat; harus dinyatakan dengan jelas dan praktis.
G. Kajian Teori
a. Diungkapkan beberapa landasan termasuk teori atau detail berkenaan dengan variabel yang akan diteliti, termasuk penajaman terhadap hipotesis dan rumusan masalah yang diajukan.
b. Merupakan kerangka berpikir atau konsep yang akan digunakan sebagai landasan dalam memberikan wawasan yang dibahas.
c. Merupakan dasar bagi kajian masalah (rumusan pendefinisian, analisis masalah, prosedur penelitian, teknik pengumpulan data dan analisis data) mengemukakan aturan dan kebijakan yang berlaku dan mengemukakan hasil-hasil penelitian terdahulu yang relevan.
d. Bahan-bahan landasan teori ini diperoleh dari penelaahan buku teks, sumber-sumber bacaan ilmiah, majalah serta jurnal, artikel hasil penelitian, skripsi, tesis, dan disertasi.
e. Dikemukakan juga analisis argumentasi untuk pemilihan tindakan yang telah diputuskan analisis untuk menjustufukasi bahwa tindakan yang diambil merupakan pilihan terbaik berdasarkan analisis teoritis, empiris, dan konseptual kelayakan.
H. Prosedur Penelitian
a. Bagian ini menguraikan secara operasioal bagaimana tindakan akan dilaksanakan dalam bentuk rancangan beserta langkahnya atau prosedurnya.
b. Dalam bagian ini diungkapkan tentang setting penelitian (tempat penelitian, subyek penelitian, waktu penelitian, dan siklus PTK), prosedur penelitian, metode dan teknik pengumpulan data, serta analisis data penelitian
I. Daftar Pustaka
a. Daftar Pustaka memuat semua sumber tertulis (buku, artikel, jurnal, dokumen resmi, atau sumer-sumber lain dari internet) atau tercetak (misalnya CD, video, film, atau kaset) yang pernah dikutif dan digunakan dalam penulisan karya tulis ilmiah. Semua sumber tertulis atau tercetak yang tercantum dalam uraian harus dicantumkan dalam daftar pustaka.
Sebaliknya, sumber-sumber yang pernah dibaca oleh peneliti tetapi tidak pernah digunakan dalam penulisan karya tulis ilmiah tersebut atau tidak dikutif, tidak boleh dicantumkan dalam daftar pustaka.
b. Cara menulis daftar pustaka berurutan secara alfabetis tanpa nomor urut. Sumber tertulis/tercetak yang memakan tempat lebih dari satu baris, ditulis dengan jarak antar baris satu spasi; sedangkan jarak antara sumber-sumber tertulis yang saling berurutan adalah dua spasi.
c. Komponen-komponen yang harus dicantumkan dalam Daftar Pustaka ini adalah: nama penulis dengan nama keluarga (jika ada) ditempatkan di depan nama kecil, tahun penerbitan, judul sumber tertulis yang bersangkutan dengan penulisan secara miring, kota tempat penerbit berada, dan nama penerbit. (Lihat Pedoman Penulisan Karya Ilmiah UPI)

SITEMATIKA PENELITIAN TINDAKAN KELAS PGSD PERNYATAAN TENTANG KEASLIAN SKRIPSI KATA PENGANTAR

ABSTRAK
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Rumusan Masalah
C. Hipotesis Tindakan
D. Tujuan Penelitian
E. Manfaat Penelitian
F. Definisi Istilah
G. Metode Penelitian
BAB II KAJIAN PUSTAKA/KERANGKA (DIBERI JUDUL SESUAI
DENGAN ISI/TEORI YANG DIBAHAS)
BAB III METODE PENELITIAN
A. Setting Penelitian
B. Prosedur Penelitian
C. Metode Pengumpulan Data
D. Analisis Data
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. Deskripsi Data Awal Penelitian
B. Deskripsi Pelaksanaan Penelitian
C. Deskripsi Hasil Penelitian Siklus 1
D. Deskripsi Hasil Penelitian Siklus 2
E. Deskripsi Hasil Penelitian Siklus 3
F. Pembahasan
BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
A. Kesimpulan
B. Rekomendasi
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN
RIWAYAT HIDUP

Proposal Skripsi 300x291 Proposal Skripsi

Sumber Referensi Online: http://sro.web.id/proposal-skripsi.html and Klik Disini

Proposal Skripsi

Proposal Skripsi 300x291 Proposal Skripsi4.52
Posted by Admin: sro.web.id 4 Responses
   

4 Responses to “Proposal Skripsi”

  1. Gandos Citro says:

    lumayan hnya mash banyak yg harusnya tidak perlu di ktakn didlm proposal tersebut.

 

Leave a Reply to this Post

You must be logged in to post a comment.

Sep
12
 
 
 
SUKA? KLIK LIKE DISINI YA