Macam Macam Penyakit Mata

 

Lihat Macam Macam Penyakit Mata Yang Dapat Anda Ketahui

Macam Macam Penyakit Mata – Mata merupakan bagian atau organ yang memiliki fungsi untuk mendeteksi cahaya dan kemudian meneruskan ke otak untuk diterjemahkan. Sebenarnya cara kerja mata sangatlah sedehana ia hanya bekerja dengan mendeteksi sekitar apakah gelap ataupun terang. Secara kompleks mata memiliki perang sebagai pengantar visual.

Mata manusia seyogyanya memiliki 40 unsur di dalamnya serta yang pasti dari setiap unsur memiliki peran masing-masing yang berbeda. Pada lapisan bagian depan yang tembus cahaya disebut dengan kornea, dibelakang kornea terdapat iris, iris pada mata berperan untuk mener mengubah warna sesuai dengan kondisi dan bisa berubah-ubah ukuran sesuai dengan cahaya yang diserap, hal itu bisa terjadi sebab adanya otot yang membantu untuk berkontraksi. Pada tempat gelap iris akan membesar secara otomatis. Sedang pada tempat gelap maka akan terjadi hal sebaliknya iris akan semakin mengecil.

Macam Macam Penyakit Mata Sebagai Berikut:

  1. Glaukoma; Glaukoma terkena penyakit yang satu ini memiliki tanda-tanda pengelihatan yang mulai kabur dan sulit melihat benda dari samping mata. Penanganannya harus lebih cepat karena dikhawatirkan akan terjadi kerusakan pada retina dan syaraf hal itu tentu akan lebih baik. Terlambat menangani penyakit ini bisa berakibat buta. Hal ini disebabkan cairan mata yang tidak bisa bekerja denga baik akibat syaraf yang terkena tekanan bola mata yang mulai membengkak.
  2. Gonoblenorrhoe: dikenal sebagai penyakit mata yang sering menyerang anak usia bayi karena si ibu menderita gonorrhoe. Gonorrhoe harus diwaspadai sebab bisa terjadi akibat handuk dan tangan. Gejala yang bisa terlihat dengan nyata adalah mata bayi bernanah dan sulit untuk dibuka. Hal terburuk bisa terjadi, seperti bola mata yang akan melepuh.
  3. Ablasio: terjadi dengan ditandai lepasnya syaraf sensoris dari epitel pigmen retina (RIDE). Akibat yang bisa muncul karena ablasio retina terkoyak-koyak, kejadian ini dinamai ablasio retina regmatogen (Rhegmatogenous Retinal Detachment). Gejala yang muncul saat mengalami penyakit ini adalah, pengelihatan mulai kabur dan berangsur menghilangkan objek pandangan.
  4. Bufthalmus: Penyakit ini tergolong penyakit mata dengan tekanan bola mata yang meninggi sejak lahir. Akibat tekanan bola mata yang meninggi, ukuran bola mata bayi sangat besar. Keadaan ini mengganggu kornea mata. penderita takut melihat cahaya, timbul gangguan kelopak mata, kornes membengkak, dan warna kornea menjadi keruh. Untuk mengurangi bendungan cairan bola mata, yang membuat tekanan bola mata yang meninggi dilakukan operasi sayatan (goniotomy) sesegera mungkin agar perkembangan mata dan ketajaman penglihatan anak tidak sampai terganggu.
  5. Blefaritis: blefaritis adalah suatu peradangan pada kelopak mata karena terjadinya produksi minyak yang berlebihan. Tidak diketahui persis mengapa produksi minyak bisa menjadi berlebihan. Sayangnya kelebihan minyak ini ada di dekat kelopak mata yang juga sering didatangi bakteri. Gejala blefaritis berupa mata merah, nyeri, panas, gatal, berair, ada luka di bagian kelopak mata dan membengkak. Pada beberapa kasus sampai terjadi kerontokan bulu mata. Ada dua jenis blefaritis yaitu blefaritis anterior dan blefaritis posterior. Yang pertama merupakan peradangan di kelopak mata bagian luar depan yaitu di tempat melekatnya bulu mata. Penyebabnya adalah bakteri stafilokokus. Yang kedua adalah peradangan di kelopak mata bagian dalam, yaitu bagian kelopak mata yang bersentuhan dengan mata. Penyebabnya adalah kelainan pada kelenjar minyak.
  6. Dakriosistitis: Penyebab dakriosistitis adalah penyumbatan yang terjadi pada duktus nasolakrimalis yaitu saluran yang mengalirkan air mata ke hidung. Faktor alergilah yang menyebabkan terjadinya sumbatan pada saluran tersebut. Akibatnya adalah infeksi di sekitar kantung air mata yang menimbulkan nyeri, warna merah dan bengkak, bahkan bisa sampai mengeluarkan nanah dan penderita mengalami demam. Infeksi yang ringan biasanya akan cepat sembuh walau tetap ada pembengkakan. Sementara yang tergolong parah dapat menyebabkan kemerahan dan penebalan di atas kantung air mata. Jika terus berlanjut akan terbentuk kantung nanah.
  7. Endoftalmitis: Merupakan infeksi yang terjadi di lapisan mata bagian dalam sehingga bola mata bernanah. Gejalanya berupa mata merah, nyeri, bahkan sampai mengalami gangguan penglihatan. Biasanya terjadi karena mata anak tertusuk sesuatu seperti lidi atau benda tajam lainnya. Infeksi ini cukup berat sehingga harus segera ditangani karena bisa menimbulkan kebutaan.
  8. Gangguan Lensa Mata: penyakit yang menyerang pada gangguan penglihatan ini ada beragam jenis nya diantaranya Miopi (tidak dapat melihat dengan jelas objek yang berada jauh), Hiperopi (tidak dapat melihat dengan jelas objek yang berada dalam jarak dekat), Presbiopi(kelainan fisik pada lensa mata yang menyebabkan kesulitan melihat dalam jarak dekat), Astigmatisma (penglihatan kabur baik dalam jarak jauh maupun dalam jarak dekat), Amblyopia (pusat penglihatan pada salah satu mata tidak berkembang baik), Strabismus (mata juling),Silindris (fokus benda yang dilihat terpecah menjadi dua bayangan)
  9. Iridosiklitis: Penyebabnya berasal dari gigi yang berlubang. Pada awalnya, penyakit ini ditandai dengan mata merah, namun tanpa kotoran, yang kemudian disertai nyeri dan penglihatan agak terganggu karena ada bintik-bintik hitam yang beterbangan. Kalau pada orang awam, penyakit ini dianggap biasa dan hanya diobati dengan obat-obat yang dijual bebas.
  10. Infeksi Mata: Infeksi mata banyak jenisnya. Paling sering infeksi pada selaput lendir putih mata dan kelopak mata (conjunctivitis) atau dikenal sebagai penyakit mata merah. Ada juga yang disebut Belekan, yaitu disebabkan oleh infeksi virus, terkadang disertai infeksi bakteri. Penyakit mata ini membuat mata menjadi merah, bengkak, dan nyeri serta memproduksi kotoran mata menjadi banyak. Gejala dari belekan ini biasanya membuat bulu mata saling menempel dan sulit dibuka pada waktu bangun tidur karena terlalu banyak kotoran yang lengket di bulu mata. Biasa menyerang anak-anak dan sangat menular. Penyakit infeksi lainnya yaitu Bintitan yang disebabkan karena adanya infeksi bakteri pada kelenjar di dasar bulu mata dan termasuk penyakit mata ringan. Umumnya akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu satu minggu setelah nanah keluar.
  11. Katarak: Katarak adalah sejenis kerusakan mata yang menyebabkan lensa mata berselaput dan rabun. Lensa mata menjadi keruh dan cahaya tidak dapat menembusinya, bervariasi sesuai tingkatannya dari sedikit sampai keburaman total dan menghalangi jalan cahaya. Penderita katarak akan mengalami pengelihatan yang buram, ketajaman pengelihatan berkurang, sensitivitas kontras juga hilang, sehingga kontur, warna bayangan dan visi kurang jelas karena cahaya tersebar oleh katarak ke mata. Tes sensitivitas kontras harus dilakukan dan jika kekurangan sensitivitas kontras terlihat makan dianjurkan untuk konsultasi dengan spesialis mata.
  12. Xerophthalmania: Adalah kelainan pada mata berupa terjadinya kekeringan pada selaput lendir / bagian putih mata (konjungtiva) dan selaput bening / bagian hitam mata (kornea). Penyakit ini sering disebut dengan penyakit buta malam, karena penderita tidak bisa melihat benda dengan jelas apabila dalam keadaan malam hari. Mata kering ini disebabkan kekurangan zat pelindung yang disebut retinol atau vitamin A. Akibat dari kekurangan vitamin A, selaput lendir mata jadi kering dan berlipat-lipat. Pada bagian kiri biji mata terlihat bintil-bintil putih mengkilat seperti sisik ikan.
  13. Konjungtivitis: Adalah iritasi/peradangan akibat infeksi pada bagian selaput yang melapisi mata. Gejalanya mata memerah, terasa nyeri, berair, gatal, keluar kotoran (belekan), dan penglihatan (kabur). Penyakit yang mudah menular dan bisa berlangsung hingga berbulan-bulan ini disebabkan beberapa faktor, seperti infeksi virus atau bakteri, alergi (debu, serbuk, bulu, angin, atau asap), penggunaan lensa kontak yang kurang bersih, dan pemakaian lensa kontak jangka panjang. Penyakit ini dibagi menjadi 2 golongan yaitu Konjungtivitis Gonokokal dan Konjungtivitis Vernalis.
  14. Trachoma: Adalah infeksi pada mata yang disebabkan bakteri Chlamydia trachomatis. Bakteri ini berkembang biak di lingkungan yang kotor atau bersanitasi buruk. Lantaran itulah, trakoma sering menyerang anak-anak, terutama di berbagai negara berkembang. Pemaparan bakteri berlangsung saat anak menggunakan alat atau benda yang sudah tercemari Chlamydia seperti sapu tangan atau handuk.Gejala trakoma adalah mata merah, mengeluarkan kotoran (belekan), pembengkakan kelopak mata dan kelenjar getah bening, serta kornea kelihatan keruh. Penyakit ini sangat menular.
  15. Ulkus Kornea: Adalah infeksi pada kornea bagian luar. Biasanya terjadi karena jamur, virus, protozoa atau karena beberapa jenis bakteri, seperti stafilokokus, pseudomonas atau pneumokokus. Penyebab awal bisa karena mata kelilipan atau tertusuk benda asing. UK terkadang terjadi di seluruh permukaan kornea sampai ke bagian dalam dan belakang kornea. UK yang memburuk dapat menyebabkan komplikasi infeksi di bagian kornea yang lebih dalam, perforasi kornea (terjadi lubang), kelainan letak iris (selaput pelangi) dan kerusakan mata. Gejalanya mata merah, nyeri, gatal, berair, muncul kotoran mata, peka terhadap cahaya (photo phobia) , pada bagian kornea tampak bintik nanah warna kuning keputihan, dan gangguan penglihatan.
  16. Koloboma: Koloboma adalah istilah yang menggambarkan lubang yang terdapat pada struktur mata, seperti lensa mata, kelopak mata, iris, retina, koroid, atau diskus optikus. Lubang ini telah ada sejak lahir dan dapat disebabkan adanya jarak antara dua struktur di mata. Strukturini gagal menutup sebelum bayi dilahirkan. Koloboma dapat terjadi pada satu atau kedua mata. Kloboma memengaruhi pandangan, tergantung dari tingkat keparahan sesuai dengan ukuran dan lokasi. Misalnya, bila hanya sebagian kecil dari iris yang rusak, pandangan mungkin saja normal. Namun bila terjadi pada retina atau saraf optik, maka pandangan pasien akan rusak dan sebagian besar lapangan pandang akan hilang.

Macam Macam Penyakit Mata Macam Macam Penyakit MataSumber Referensi Online: http://sro.web.id/macam-macam-penyakit-mata.html

Incoming search terms:

  • Apa nama penyakit mata karena gangguan syarafnya?
  • mata tidak bisa terkea cahaya
  • mata tidak melihat akibat tekanan
  • Mengapa Mata belekan ketika kelebihan atau kekurangan cahaya ?
  • mengapa mata manusia dapat berubah rubah
Posted by Admin: sro.web.id 0 Responses
   
 

Leave a Reply to this Post

You must be logged in to post a comment.

Dec
14
 
 
 
SUKA? KLIK LIKE DISINI YA